Berita Boneka

Boneka Barbie Hasil Kolaborasi Brand Dunia – Beberapa artikel yang akan kami berikan adalah artikel yang kami rangkum dari sumber terpercaya, berikut ini merupakan artikel yang membahas mengenai boneka barbie hasil kolaborasi brand dunia.

Barbie merupakan salah satu mainan boneka legendaris yang udah ada dari tahun 1959. Tentu, selama lebih dari 60 tahun berkarya. Tak terhitung sudah berapa jumlah macam Barbie yang sudah terjual di pasaran. Gak kecuali, termasuk dengan designer dan brand fashion dunia. Berikut, 6 boneka Barbie yang hasil kolabrasi dengan designer dunia!

Bagi anda bagi para pecinta permainan judi slot online dapat memainkan permainan judi slot online di situs slot terpercaya seperti Situs Joker123.

Boneka Barbie Hasil Kolaborasi Brand Dunia

1. Devi Kroell Barbie

Di tahun 2010 Barbie pernah kerjasama dengan Devi Kroell designer tas dan sepatu mewah dari Italia. Di boneka tersebut dipakaikan baju dan model yang memang koleksi dari Devi Kroell. Barbie kolabrasinya dengan Devi termasuk dalam jajaran Barbie termahal. Sebab, pernah dibeli seharga 1075 dolar AS atau kalo sekarang sekitar Rp17,3juta.

2. The Coach Barbie

Barbie pernah bersama Coach di tahun 2013 untuk membuat boneka Barbie yang bernama, The Coach Barbie. Untuk model kostum Barbienya berasal dari koleksi Spring/Summer 2013 di tahun yang sama. Barbie ini juga dilengkapi oleh tas khas Coach yang juga bersama boxnya.

Pada saat itu boneka itu dijual dengan harga 199 dolar AS kalau sekarang setara Rp3,2 juta. Tapi, kalaupun masih ada harganya bisa mencapai 1.500 dolar AS atau sekitar Rp24,1 juta.

3. BAPE X BARBIE

Brand yang sedang ngehype di kalangan anak muda dunia, Bape pada tahun 2019 juga ikut mengeluarkan boneka barbie hasil rancangannya. Barbie tersebut juga dipakai t-shirt serta hot pants khas dari brand Bape.

Tak lupa,Barbie tersebut diberi tas kantong belanja dari brand Bape. Untuk harga tidak dicantumkan tapi saat ini di beberapa situs online ada yang jual hingga 780 dolar AS atau sekitar Rp12,5 juta.

4. Puma Barbie Doll

Selain, BAPE brand hype anak muda lainnya yaitu, Puma juga membuat boneka Barbie dari koleksinya pada 2018. Ini sengaja dibuat sebagai perayaan 50 tahun sepatu Puma Suede dirilis di dunia.

Barbie tersebut dilengkapi berbagai pakaian olahraga dari produk Puma. Kayak, pakaian olahraga, legging serta sepatu Puma Suede tak lupa diikutsertakan. Barbie ini pada saat itu dijual dengan harga 50 dolar AS atau sekarang sekitar Rp805 ribu.

Baca Juga:Pembukaan Klinik Boneka di Jepang

5. Moschino Barbie

Moschino di tahun 2015 pernah meluncurkan boneka Barbienya yang bernama, Moschino Barbie. Barbie tersebut diberi outfit serba hitam dan sedikit emas. Tak lupa barbie tersebut dapat tas belanja di Moschino.

Produk barbie dari Moschino habis terjual saat itu dengan harga 155 dolar AS dalam situs net-a-porter atau sekitar Rp2,4juta. Barbie ala Moschino hadir dalam 2 macam yaitu, Barbie Caucasian & Barbie African.

6. Christian Dior Limited Edition Barbie Doll

25 tahun yang lalu atau tepatnya pada tahun 1995, brand fashion kelas atas, Christian Dior pernah merilis koleksinya dalam versi barbienya. Untuk kostumnya barbie tersebut dikenalkan dress model brocade yang terdiri dari beberapa paduan warna emas, hitam dan merah metallic.

Harga dijual pada saat itu tidak ditemukan. Tapi, berdasarkan laman dollvalues.com untuk saat ini jika ada harganya 145 dolar AS atau sekitar Rp2,3juta.

Pembukaan Klinik Boneka di Jepang Pembukaan Klinik Boneka di Jepang

Pembukaan Klinik Boneka di Jepang – Setelah melewati beberapa tahap proses dalam penyaringan,akhirnya kami dapat menyempurnakan artikel yang sudah kami kumpulkan dengan data-data dari sumber yang terpercaya mengenai pembukaan klinik boneka di Jepang.

Klinik yang satu ini berbeda dari biasanya. Meski tampilan perawatnya sama-sama mengenakan jas putih, pasien yang dihadapi berbeda. Mereka merawat boneka-boneka lama kesayangan para klien.

Klinik Natsumi mengkhususkan diri dalam memperbaiki boneka teddy dan mainan yang bisa dipeluk lainnya ke bentuk semula. Hal itu pula yang mendorong pemilik boneka seperti Yui Kato membawa boneka dombanya Yuki Chan ke klinik.

“Aku pikir aku tak punya pilihan selain membuangnya karena ia benar-benar usang, tetapi kemudian aku mendengar ada rumah sakit yang mampu menangani hal ini,” kata gadis berusia 24 tahun itu kepada AFP, dikutip dari Japan Today, Senin (9/11/2020). “Mungkin dia tidak akan benar-benar ke keadaannya semula, tapi aku datang ke sini berharap ia ‘sehat’ lagi.”

Klinik tersebut melayani perawatan mulai dari operasi mata dan transplantasi rambut hingga menjahit semua robekan. Pendiri klinik Natsumi Hakozaki mengatakan ia mulai memperbaiki boneka-boneka lama sejak empat tahun lalu di kampung halamannya, sebelah utara Sendai. Sebelumnya, ia bekerja di toko perbaikan pakaian yang para pelanggannya sering menanyai soal apakah ia bisa memperbaiki boneka.

“Pelanggan melihat mainan boneka sebagai anggota keluarga, mitra, atau teman baik, bukan sekadar objek. Setelah boneka mereka diperbaiki, banyak dari mereka memeluknya, atau sampai menangis,” kata Hakozaki.

Pengalaman itu menginspirasinya untuk membuka toko yang menawarkan perawatan khusus, setiap hewan memiliki resep berbeda tergantung kondisinya. Dalam kasus boneka domba Yuki chan, Hakozaki akan mengeluarkan isinya yang kemudian direndam dengan sabun khusus yang disebutnya sebagai layanan spa.

Hakozaki sadar bagaimana pelanggan bisa sangat terhubung kepada boneka hewannya dan menganggapnya seperti makhluk hidup. “Dia (boneka) terlihat sangat lelah. Tolong rileks dan nikmatilah!” tulis pihak klinik pada keterangan fto Yuki-chan yang sedang direndam dalam bak bersabun.

Belasan Juta Rupiah

Yuki-chan dalam kondisi buruk sehingga harus diperbaiki seluruhnya. Proses pemandian mengembalikan permukaan boneka ke kondisi semula. Setelah itu, Hakozaki bisa menggunakannya untuk membuat pola memakai kain baru.

Setelah dijahit bersama, kain diisi dengan bahan isian yang baru. Secara umum, ia membuat Yuki Chan yang benar-benar baru, kecuali bentuk heart dari kain pink dan diisi sedikit bahan isian yang lama. Hakozaki menyebutnya sebagai cara mentransfer jiwa boneka ke badan barunya.

Untuk menghasilkan tampilan baru Yuki Chan, si pemilik wajib merogoh kocek hingga 100 ribu yen atau senilai Rp13,7 juta. Harga semahal itu dipandang sepadan dengan hasilnya.

“Ingatanku (bersamanya) lebih penting daripada uang, aku tak menyesalinya,” kata Yui sembari mengingat kembali masa-masa sulit yang dilewatinya bersama boneka domba kesayangannya itu.

“Aku berbicara padanya ketika aku tidur untuk melegakan perasaanku dan aku pernah menangis di hadapannya,” sambung dia.

Baca Juga:Kisah Sejarah Boneka Pertama di Dunia

Seratus Pasien

Perempuan 34 tahun itu memerlukan 10 hari untuk memperbaiki pasien boneka. Hakozaki memindahkan bisnisnya ke Tokyo sejak dua tahun lalu dan saat ini bisa memperbaiki 100 pasien sebulan yang ditangani oleh lima ‘dokter’.

Para kliennya tidak hanya dari lokal, tetapi juga ada yang mengirimkan dari Hong Kong, Taiwan, Prancis, dan Inggris. Mereka harus menunggu setahun untuk bisa dilayani.

Selain bisnis Hakozaki, ada pula klinik serupa di Osaka. Tarifnya berkisar antara 10 ribu hingga 500 ribu yen tergantung kerusakannya.

Tetapi, Hakozaki mungkin paling memahami perasaan pemilik boneka terhadap koleksinya. “Kita tidak akan mengganti seorang ayah karena dia sakit kan. Ini serupa dengan boneka, ada orang-orang yang menganggap boneka mereka sebagai bagian anggota keluarga, tidak hanya di Jepang, tetapi seluruh dunia,” kata dia.