boneka chucky dijual

Chucky Si Boneka Seram Yang Sadis Chucky Si Boneka Seram Yang Sadis

spiritOfDoll.net Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Chucky Si Boneka Seram Yang Sadis.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Chucky Si Boneka Seram Yang Sadis. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Chucky Si Boneka Seram Yang Sadis

Child’s Play sendiri mengisahkan orang tua tunggal bernama Barclay (Aubrey Plaza) yang pindah rumah untuk memulai hidup baru bersama putranya, Andy (Gabriel Bateman). Suatu hari, Andy yang berusia 13 tahun dihadiahi ibunya boneka.Andy dan Barclay tak menyangka bahwa kehadiran boneka ini awal dari rentetan teror di kediaman mereka. Berencana nonton hemat Child’s Play pekan ini? Sebelum melenggang ke bioskop, simak dulu 5 fakta menariknya yang kami rangkum dari berbagai sumber.

Tanpa restu
Child’s Play versi 2019 tidak mendapat restu dari sang kreator, Don Mancini. Begitu juga dengan Alex Vincent, Christine Elise, dan Jennifer Tilly. Don Mancini bahkan memilih untuk melanjutkan seri versinya sendiri lewat serial bersama pemegang lisensi karakter Chucky saat ini.

Kali Pertama Jadi Ibu
Untuk kali pertama aktris Aubrey Plaza memerankan ibu. Menurutnya jarak usia antara karakter Barclay dan Andy serupa dengan jarak usianya dengan ibu kandungnya. Terkait peran di Child’s Play, Aubrey Plaza ketika diwawancara Screenrant belum lama ini menjelaskan ia sebelumnya berkali-kali ditawari film horor namun menolak.

“Saya pikir Child’s Play film remake yang cerdas. Karakter yang saya mainkan ikonik dan jadi bagian dari jagat Chucky. Film ini mengirim pesan kadang teknologi bisa menjadi musuh. Beberapa alat bisa mengendalikan hidup kita bahkan membunuh kita. Saya lebih suka film horor bertema seperti ini ketimbang horor yang memperlihatkan seseorang mencoba membunuh, membacok, atau menyiksa saya,” jelas Aubrey Plaza.

Bareng Toy Story 4
Di Amerika Serikat, Child’s Play dirilis di tanggal yang sama dengan Toy Story 4. Kedua film ini memiliki persamaan yakni mainan yang bisa beraktivitas layaknya manusia dan dimiliki oleh anak kecil bernama Andy.

Pengisi suara Chucky
Pengisi suara Chucky di film ini, Mark Hamill, pernah mengisi suara karakter bernama Chucky untuk serial televisi Robot Chicken episode Plastic Buffet pada 2005.

Inspirasi film E.T.
Beberapa elemen Child’s Play sengaja mengambil referensi dari film E.T. Misalnya, tangan Chucky mengeluarkan pendar cahaya, Andy yang memakai jaket warna merah hampir di sepanjang film, dan karakter Chucky yang digambarkan mempelajari banyak hal lewat televisi.

Melahirkan Chucky
Karakter boneka hidup nan sadis itu merupakan “anak rohani” penulis skenario Don Mancini. Mulanya, ia menciptakan karakter antagonis itu bernama Buddy, berdasarkan salah satu boneka anak buatan Hasbro, “My Buddy”. “Mulanya dari naskah coba-coba berjudul Blood Buddy yang saya tulis sendiri saat kuliah di UCLA (University of California, Los Angeles) pada 1985,” kisah Mancini dikutip Sean Abley dalam Out in the Dark. Namun untuk menghindari pelanggaran hak cipta, ia mengubahnya, termasuk nama karakternya dari Buddy menjadi Chucky.

“Adalah David Kirschner yang membawa naskah itu ke MGM yang tertarik dan merekrut Tom Holland untuk menyutradarinya. Meski naskahnya sedikit diubah, saya tetap dicantumkan dalam credit sebagai penulis naskah aslinya dan sah sebagai pencipta Chucky dan Child’s Play,” imbuhnya.

Untuk membuat Chucky di atas kertas menjadi boneka hidup betulan, pihak MGM yang memproduksi Child’s Play (1988) lantas mempercayakan desainnya pada pakar efek spesial kondang Kevin Yagher. Dengan perusahaan khusus special effects yang didirikannya, Kevin Yagher Productions, Yagher sudah jadi jaminan mutu membuat karakter horor menjadi hidup, seperti karakter ikonik Freddy Krueger di film A Nightmare on Elm Street (1984), di antaranya.

Menukil Robert Englund dan Alan Goldsher dalam Hollywood Monster, khusus untuk karakter Chucky, Mancini minta tokoh ciptaannya itu penampakannya dibuat sedikit mirip boneka “My Buddy”. Ciri-cirinya seperti berambut merah, berukuran rata-rata balita sungguhan, memakai sepatu merah, sweater motif garis-garis, pakaian overall berkancing merah serta memiliki mata yang biru.

“Lalu Kevin membuat banyak sketsa Chucky, sampai kemudian kami sampai pada pilihan finalnya. Dia lalu membuat boneka pertamanya dari sketsa itu dan detail-detail karakter dari naskah saya,” ujar Mancini lagi.

Baca Juga :Boneka Yang Bisa Bergerak Dan Bicara

Lima Kasus Kekejian Terinspirasi Chucky
Banyak film action, thriller, dan horor jadi inspirasi laku kejahatan keji. Karakter Chucky dalam beragam seri filmnya pun turut “andil” dalam sejumlah aksi kriminal mengerikan, sebagaimana kasus remaja 15 tahun yang membunuh bocah enam tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Kasus lain adalah penculikan, penyekapan, penyiksaan, dan percobaan pembunuhan terhadap Suzanne Capper, remaja berusia 16 tahun asal Manchester, Inggris, pada Desember 1992. Suratkabar The Independent, 1 Desember 1993 mengisahkan, Capper, remaja korban broken home, diculik mantan pengasuhnya, Jean Powell, pada 7 Desember 1992 sebelum disekap dan disiksa lima pelaku lain kenalan Powell di rumahnya.

Tak puas melakukan penyiksaan tak terperikan terhadap Capper hingga sepekan, komplotan pelaku kemudian berusaha membunuh korban di sebuah padang rumput dekat Stockport. Korban ditelanjangi kemudian disiram bensin dan pelaku menyulut api ke tubuh korban. Yang tak diketahui komplotan pelaku, ternyata Capper masih hidup ketika mereka meninggalkannya dalam keadaan terbakar hidup-hidup.
Dengan sisa-sisa tenaga dan rasa perih karena luka bakar nyaris 80 persen, Capper melarikan diri dan minta pertolongan ke pengendara lain yang ia temukan. Capper lantas dilarikan ke rumahsakit dan sempat menyebut nama-nama pelaku sebelum korban mengalami koma, di mana nyawanya tak tertolong pada 18 Desember 1992.

Menurut keterangan polisi yang segera menciduk para pelaku, saat menyiksa korban, komplotan Jean Powell acap meneriakkan kata-kata ikonik dalam film Child’s Play: “Chucky’s coming to play” (Chucky datang untuk bermain). Dalam beberapa metode penyiksaan, korban juga dijejalkan lagu tema filmnya, “Hi, I’m Chucky. Wanna Play?”.